<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
  <channel>
    <title>halo &amp;mdash; Jjaejaepeach</title>
    <link>https://jjaejaepeach.writeas.com/tag:halo</link>
    <description></description>
    <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 05:44:31 +0000</pubDate>
    <item>
      <title>Halo anak ayah</title>
      <link>https://jjaejaepeach.writeas.com/halo-anak-ayah?pk_campaign=rss-feed</link>
      <description>&lt;![CDATA[Halo anak ayah&#xA;&#xA;Haikal buru-buru turun dan berlari ke dalam rumah.&#xA;&#xA;“AKU PULANG!” Teriak ya, lalu tak lama Bina berlari ke arah Haikal dengan air matanya yang sejak tadi tidak berhenti keluar.&#xA;&#xA;Bina berlari kemudian ia memeluk Haikal dengan erat, begitu juga dengan Haikal. Ia mendekap erat tubuh Bina.&#xA;&#xA;“Makasih, makasih, makasih ....” ucap Haikal berkali-kali.&#xA;&#xA;“Kak, aku hamil ....” lirih Bina dalam pelukan itu.&#xA;&#xA;Haikal melepaskan pelukannya, kemudian ia menatap Bina dan mengusap air mata yang mengalir di wajah perempuan itu.&#xA;&#xA;“Tadi pas kamu ngomongin soal jagoan di chat, aku sedih banget ....” lirihnya.&#xA;&#xA;“Karena sebelumnya aku tes enggak isi, berkali-kali pun negatif.”&#xA;&#xA;“Terus, tadi aku iseng cek lagi, dan ternyata ...”&#xA;&#xA;“AKU HAMIL AAAAA” Bina berteriak&#xA;&#xA;“Liat ih, ini garisnya dua, tandanya hamil.”&#xA;&#xA;“Disini, sekarang ada jagoannya atau cantiknya kamu ... “ ucap Bina sambil menunduk perutnya membuat Haikal ikut melihat perut Bina yang masih rata itu.&#xA;&#xA;Haikal tersenyum, ia kemudian mensejajarkan tubuhnya dengan perut Bina. Jemari lelaki itu bergerak mengusap perut Bina seolah ia sedang Berbicara dengan seseorang.&#xA;&#xA;“Halo anak ayah ....”&#xA;&#xA;“Selamat datang di perut bunda ....” ucap Haikal yang terdengar sangat senang.&#xA;&#xA;Bina yang mendengar itu lalu dengan pelan mengusap rambut Haikal lembut.&#xA;&#xA;“Ngomong dong yang,” ucap Haikal pada Bina yang dibalas kekehan.&#xA;&#xA;“Halo anaknya bunda, makasih udah dateng ke perut bunda hari ini.” Ucap Bina sambil menjatuhkan air matanya.&#xA;&#xA;Haikal tersenyum, lalu ia mengecup pelan perut rata Bina, ia kemudian beranjak dan kembali memeluk Bina.&#xA;&#xA;“Makasih, ya?”&#xA;&#xA;“Makasih banyak.”&#xA;&#xA;“Maaf kalau selama ini aku masih sering bikin kamu sakit. Aku janji, mulai Sekarang aku bakal berusaha biar lebih baik lagi,”&#xA;&#xA;“Makasih sayang, makasih ....” lirih Haikal memeluk Bina dengan samgat erat]]&gt;</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jjaejaepeach.writeas.com/tag:Halo" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">Halo</span></a> anak ayah</p>

<p>Haikal buru-buru turun dan berlari ke dalam rumah.</p>

<p>“AKU PULANG!” Teriak ya, lalu tak lama Bina berlari ke arah Haikal dengan air matanya yang sejak tadi tidak berhenti keluar.</p>

<p>Bina berlari kemudian ia memeluk Haikal dengan erat, begitu juga dengan Haikal. Ia mendekap erat tubuh Bina.</p>

<p>“Makasih, makasih, makasih ....” ucap Haikal berkali-kali.</p>

<p>“Kak, aku hamil ....” lirih Bina dalam pelukan itu.</p>

<p>Haikal melepaskan pelukannya, kemudian ia menatap Bina dan mengusap air mata yang mengalir di wajah perempuan itu.</p>

<p>“Tadi pas kamu ngomongin soal jagoan di chat, aku sedih banget ....” lirihnya.</p>

<p>“Karena sebelumnya aku tes enggak isi, berkali-kali pun negatif.”</p>

<p>“Terus, tadi aku iseng cek lagi, dan ternyata ...”</p>

<p>“AKU HAMIL AAAAA” Bina berteriak</p>

<p>“Liat ih, ini garisnya dua, tandanya hamil.”</p>

<p>“Disini, sekarang ada jagoannya atau cantiknya kamu ... “ ucap Bina sambil menunduk perutnya membuat Haikal ikut melihat perut Bina yang masih rata itu.</p>

<p>Haikal tersenyum, ia kemudian mensejajarkan tubuhnya dengan perut Bina. Jemari lelaki itu bergerak mengusap perut Bina seolah ia sedang Berbicara dengan seseorang.</p>

<p>“Halo anak ayah ....”</p>

<p>“Selamat datang di perut bunda ....” ucap Haikal yang terdengar sangat senang.</p>

<p>Bina yang mendengar itu lalu dengan pelan mengusap rambut Haikal lembut.</p>

<p>“Ngomong dong yang,” ucap Haikal pada Bina yang dibalas kekehan.</p>

<p>“Halo anaknya bunda, makasih udah dateng ke perut bunda hari ini.” Ucap Bina sambil menjatuhkan air matanya.</p>

<p>Haikal tersenyum, lalu ia mengecup pelan perut rata Bina, ia kemudian beranjak dan kembali memeluk Bina.</p>

<p>“Makasih, ya?”</p>

<p>“Makasih banyak.”</p>

<p>“Maaf kalau selama ini aku masih sering bikin kamu sakit. Aku janji, mulai Sekarang aku bakal berusaha biar lebih baik lagi,”</p>

<p>“Makasih sayang, makasih ....” lirih Haikal memeluk Bina dengan samgat erat</p>
]]></content:encoded>
      <guid>https://jjaejaepeach.writeas.com/halo-anak-ayah</guid>
      <pubDate>Fri, 02 Jul 2021 15:29:54 +0000</pubDate>
    </item>
  </channel>
</rss>